
Lahir dengan keterbatasan fisik tak pernah menjadi pilihan bagi Jayadi (22 tahun), namun saat kondisinya banyak dihina oleh orang, beliau tidak pernah menyerah pada keadaan.
Jayadi sempat menempuh jalur pendidikan sekolah namun harus berhenti karena tak jarang orang disekitarnya membuli keadaan beliau.
Saat ini Jayadi menjajakan dagangannya berupa kopi ke orang disekitar pemancingan, berharap ada rezeki kecil yang bisa ia bawa pulang.
Tak jarang dari pagi hingga petang, hanya satu gelas kopi yang berhasil terjual. Terkadang uang 20 hingga 30 ribu rupiah sudah menjadi berkah melimpah baginya.
Dibalik rasa lelahnya seharian berjualan tak jarang Jayadi merasa sedih dengan keadaannya saat ini, namun dibanding terus merasa sedih Jayadi dengan keterbatasan fisik masih terus memilih untuk berjuang.
Sungguh sulit dan beratnya kondisi dan keadaan Jayadi saat ini, sahabat yuk kita bantu ringankan kehidupan beliau dimasa sulitnya saat ini.
1. KLIK DONASI SEKARANG
2. Masukkan nominal donasi3. Pilih metode pembayaran (QRIS/BSI/BRI)
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail dan instruksi donasi
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya.
Disclaimer :
Fundrising ini merupakan bagian dari Program Kemanusiaan. Kelebihan donasi yang terhimpun digunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya dan operasional Yayasan Kawalan Kebaikan Al-Barkah.
![]()
Menanti doa-doa orang baik