
Ibu Masitoh usia 51 tahun, pejuang kanker selama empat tahun, harus melawan rasa sakit yang luar biasa.
Karena terkendala biaya, Ibu Masitoh harus menahan sakit setiap harinya karena tidak bisa berobat ke rumah sakit dengan fasilitas yang lebih lengkap, terkendala jarak dan biaya.
Sang suami hanya seorang tukang ojek dengan penghasilan yang tidak menentu, kadang hanya lima puluh ribu rupiah per hari, itupun tidak setiap hari.
Jangankan untuk biaya berobat, untuk makan saja pas-pasan. Mereka juga bingung jika harus dirujuk ke rumah sakit yang jauh, bagaimana dengan biaya sehari-hari di sana serta biaya perjalanan bolak-balik.
Namun, semakin hari kanker semakin menggerogoti payudara. Bahkan saat ini sudah berdampak pada kemampuan minum dan suaranya yang semakin melemah, belum lagi rasa sakit seperti ditusuk-tusuk.
Ibu Masitoh hanya bisa menangis menahan rasa sakit setiap hari. Beliau sangat menderita hingga setiap malam tidak bisa tidur.
Sungguh sulit dan beratnya kondisi dan keadaan Ibu Masitoh saat ini, sahabat yuk kita bantu ringankan kehidupan beliau dimasa sulitnya saat ini.
1. KLIK DONASI SEKARANG
2. Masukkan nominal donasi3. Pilih metode pembayaran (QRIS/BSI/BRI)
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail dan instruksi donasi
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya.
Disclaimer :
Fundrising ini merupakan bagian dari Program Kemanusiaan. Kelebihan donasi yang terhimpun digunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya dan operasional Yayasan Kawalan Kebaikan Al-Barkah.
![]()
Menanti doa-doa orang baik