
Kisah pilu Emak Arnasih, lansia berusia 105 tahun yang tinggal seorang diri di sebuah ruangan sempit satu petak dengan kondisi kehidupan yang sangat memprihatinkan di Kecamatan Karawang Barat.
Di usia yang sangat sepuh, tubuh Emak Arnasih sudah ringkih dan membungkuk. Namun beliau tetap berjuang demi bisa bertahan hidup dengan cara memelihara ayam untuk dijual kembali.
Dengan berjalan menggunakan tongkat kayu sebagai penopang, setiap hari Emak Arnasih merawat beberapa ekor ayamnya sejak kecil hingga siap dijual, demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Untuk makan pun tak selalu tercukupi. Jika tidak memiliki apa-apa, Emak terkadang dibantu oleh anaknya yang bekerja sebagai linmas dengan kondisi ekonomi yang juga serba terbatas, serta uluran tangan dari para tetangga.
Bahkan, jika tidak ada lauk, Emak hanya makan nasi dengan garam di teras bangunan kecil berukuran sekitar dua kali satu meter yang hanya cukup untuk beristirahat.
Di usianya yang lebih dari satu abad, Emak sering mengeluhkan sakit pada kaki dan pusing di kepala. Untuk berjalan pun beliau harus tertatih-tatih menahan rasa sakit.
Kondisi tempat tinggal yang sangat sempit dan tidak memiliki kamar mandi membuat Emak harus berjalan cukup jauh ke MCK umum setiap kali ingin buang air.
Sungguh sulit dan beratnya kondisi dan keadaan Emak saat ini, sahabat yuk kita bantu ringankan kehidupan Emak dimasa tua dan sulitnya saat ini.
1. KLIK DONASI SEKARANG
2. Masukkan nominal donasi3. Pilih metode pembayaran (QRIS/BSI/BRI)
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail dan instruksi donasi
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya.
Disclaimer :
Fundrising ini merupakan bagian dari Program Kemanusiaan. Kelebihan donasi yang terhimpun digunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya dan operasional Yayasan Kawalan Kebaikan Al-Barkah.
![]()
Menanti doa-doa orang baik