
Di usia 72 tahun, Abah Nedi masih harus berjuang mencari nafkah seorang diri.
Setiap pagi hingga menjelang siang, beliau berjualan salam dan sereh di sudut pasar. Namun, pembeli sering kali sangat sepi.
Tak jarang dagangannya masih utuh hingga waktu pulang tiba, sehingga penghasilannya hanya cukup membawa pulang sekitar Rp20.000, bahkan terkadang kurang dari itu.
Abah hidup seorang diri di rumah sederhana. Dengan penghasilan yang tidak menentu, beliau sering kali harus menahan lapar dan hidup dengan segala keterbatasan.
Meski tubuhnya tak lagi muda, Abah Nedi tetap berusaha datang ke pasar setiap hari.
Di sela-sela menunggu pembeli, beliau mengisi waktu dengan berdoa dan berharap dagangannya bisa laku agar kebutuhan hidupnya tetap terpenuhi.
Sungguh sulit dan beratnya kondisi dan keadaan Abah Nadi saat ini, sahabat yuk kita bantu ringankan kehidupan beliau dimasa tua dan sulitnya saat ini.
1. KLIK DONASI SEKARANG
2. Masukkan nominal donasi3. Pilih metode pembayaran (QRIS/BSI/BRI)
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail dan instruksi donasi
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya.
Disclaimer :
Fundrising ini merupakan bagian dari Program Kemanusiaan. Kelebihan donasi yang terhimpun digunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya dan operasional Yayasan Kawalan Kebaikan Al-Barkah.
![]()
Menanti doa-doa orang baik