
Di sebuah gubuk sederhana Abah Epin 70 tahun dan Emak Tasem 74 tahun tinggal dengan merawat anak mereka Eliyana 35 tahun, putri tercinta yang sejak kecil mengalami kelumpuhan total.
Segala keterbatasan membuat Eliyana menggantungkan seluruh hidupnya pada sang ibu, mulai dari makan, minum, hingga membasuh diri.
Namun, fisik Emak Tasem tak lagi sekuat dulu Tubuh tuanya kerap digerogoti rasa sakit, sementara Abah Epin harus berjuang melawan penyakit jantung yang mengincar nyawanya kapan saja.
Langkah kaki Abah yang kian gemetar tak jarang membuatnya tersungkur jatuh di tanah, menambah lebam di tubuh rentanya.
Untuk menyambung hidup, harapan mereka hanya tertumpu pada beberapa ekor bebek. Rezeki mereka ditentukan dari ada atau tidaknya telur di pagi hari.
Jika beruntung, uang dua puluh hingga tiga puluh ribu rupiah bisa didapat untuk membeli sesuap nasi.
Namun, tak jarang bebek-bebek itu tak bertelur, menyisakan duka dan perut yang berbunyi dalam diam. Bahkan belum lama sebagian bebek Abah di curi orang yang tak bertanggung jawab.
Tak jarang saking tidak adanya uang, mereka hanya makan nasi dan garam saja untuk menyambung hidup.
Sungguh sulit dan beratnya kondisi dan keadaan mereka saat ini, sahabat yuk kita bantu ringankan kehidupan Emak dan Abah dimasa tua dan sulitnya saat ini.
1. KLIK DONASI SEKARANG
2. Masukkan nominal donasi3. Pilih metode pembayaran (QRIS/BSI/BRI)
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail dan instruksi donasi
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya.
Disclaimer :
Fundrising ini merupakan bagian dari Program Kemanusiaan. Kelebihan donasi yang terhimpun digunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya dan operasional Yayasan Kawalan Kebaikan Al-Barkah.
![]()
Menanti doa-doa orang baik